Sabtu, 16 Mei 2020

CATATAN DISKUSI ONLINE, DEAR ME. YOU'II BE FINE !


"Dunia dalam pandemi memang tak enak. Banyak hal yang harus kita lakukan, namun terhalang olehnya. Tapi semua itu bukanlah apa". Masih banyak sesuatu yang kadang membuat kadang kita merasa tak bisa. Merasa kita tak mampu. Apalagi beban dsn keadaan yang tak mendukung serasa ingin membuat kita harus matu saat ini.

Hay kawanku, hidupmu tak sesempit daun kelor kawan. Aku tahu kesusahan dan kebosanan selalu melanda. Namun semua itu akan mampu kau atasi jika kau telah menjiwai apa yang harus kau lakukan, so ikutlah seminar kali ini untuk menjadi wadah diskusi permsalahkanmu" (Sebuah Pengantar Moderator)

PEMATERI

Pengantar

Malam ini bolehkan saya  menyapa hatimu? Apa yang sedang kau pikirkan? Apa yang sedang kau resahkan? Apa yang sedang kau inginkan? Apa kau butuh pelukan, nasehat atau sekedar ditenangkan bahwa engkau akan baik baik saja?

Semoga apapun keadaan nya. Kita semua dalam lindungan Allah..

Sebenarnya kita sudah paham akan dampak dari pandemi ini.  Karena sistem yang berubah maka semua hal juga berubah, terutama semua kegiatan yang dilakukan di dalam rumah. Jadi bikin males, stress, gak tau harus ngapain, bertanya tanya kapan akan semu ini akan berkahir? Sebenarnya semua yang dirasakan itu adalah sangat  dan sangat wajar. Bukan hanya anda yg merasakan tp sebagian besar orang juga merasakannya.

Nah untuk menjawab gundah gulana dari semua pertanyaan pertanyaan itu bahkan yang membuat kita sering merasakan tidak nyaman.

 

INTI

Ada 2 hal penting yang perlu kita lakukan agar tehindar atau membuat kita menjalani aktivitas secara tenang dalam kondisi apapun.

Meliputi :

1.      Menjaga kesehatan mental

 

Setiap dari  kita perlu menjaga kesehatan mental  kita ditengah pandemi seperti ini. Lalu sebenarnya gimana sih orang yang sehat secara mental?  Org yg sehat secara mental bukan dia yang sama sekali gak punya masalah trs bahagiaa terus hidupnya tp dia yang bisa menejemen stress yang dia alami.

Hal pertama yang perlu dilakukan saat diri sudah merasa gundah, resah, sumpek dan bingung adalah sadari apa yang terjadi dan mencari penyebabnya . Sering kali orang merasakan bahwa hidupnya sedang tidak baik baik saja namun ndak tau apa penyebab nya. its the problem. Sadari apa penyebabnya, perlu merenung dan "take a breath" untuk mencari tau apa penyebab sesungguhnya diri merasa gundah. Jika sudah menemukan jawaban dari penyebab maka hal yang dilakukan adalah mencari solusi dari masalah dengan disesuaikan dgn kepribadian diri kita masing-masing.

Misalkan saja saat pandemi spt ini. Kenapa aku merasa bosan dan selalu muncul pemikiran negatif?

Karena manusia itu makhluk dinamis dan psikologisnya juga dinamis. Manusia harus punya sesuatu yg dipikirkan atau dikerjakan untuk menjaga tetap dinamis. Ketika WFH banyak aktivitas berhenti lalu pikiran juga gak mikirin apa apa, bosen, jenuh, manusia akan nyari sesuatu untuk dipikirkan atau dikerjain.

Lalu bagaimana solusinya? Bisa dengan membuat plan, dengan berolahraga, melakukan hobi, tidur yang cukup, masak atau hal lain untuk dipikirkan dan dikerjakan atau disibukkan dengan hal positif sudah pasti kita disibukkan dengan hal negatif.Jadi mau pilih yang mana?

Selain plan dan diatas ada hal lain  yang perlu dilakukan adalah merubah persepsi terhadap kehidupan. Persepsi dalam kehidupan berpengaruh besar terhadap cara kita menjalani hari hari. Cara pandang bagaimana bahagia itu? Kenapa aku tidak bahagia? Kapan terkahir kali aku bahagia?

Sadari bahwa yang terjadi saat ini bukan hanya anda yang merasakannya tp semua orang.Sadari bahwa semua akan berjalan apapun yg terjadi. Dan ingat lagi apa tujuan hidup ini Ada suatu jalan yang biasa ditempuh saat mengalami guncangan dalam hidup yaitu kembali pada Allah.

Merefleksi kembali apa sebenarnya tujuan hidup ini. 

Apakah Allah menciptakan manusia tanpa tujuan? Tidak.

Allah mesti memiliki tujuan tertentu mengapa engkau diciptakan. Pertanyaannya, sudahkah kau menemukan apa tujuan Allah menciptakanmu?

Diantara yang disebut kan Al Qur'an ada 4 tujuan Allah menciptakan manusia yaitu untuk Ibadah, Imarah (pemakmur bumi) kholifah fil ard ( membuat manusia damai dan alam lestari) dan Imama  (memimpin orang yg tunduk akan panggilanNya dan melakukan ibadah hanya padaNya.)

Pernah suatu ketika saya merasa gundah resah dan sumpek saat pandemi ini. Lalu ada sebuah masalah dalam hidup saya yg membuat hati gak tenang, was was dan hampir setiap sholat saya menangis dan saya terus berdoa tp hati saya ttp gk tenang. Saya nggak tau apa yang terjadi dgn saya. Akhirnya saya kasih waktu diri saya sejenak berpikir dan merefleksi lagi apa yang terjadi. Menggunakan akal rasional untuk berpikir. Setelah berpikir bahwa apa yang ada pada diri kita saat ini dan mengapa begini itu pasti ada alasannya. Allah punya maksud tertentu mengapa saya merasakan ini. Dana akhirnya saya berdoa dgn penuh pasrah dan ikhlas hanya saya dan Allah dan yakin seyakin-yakinnya bahwa yang terjadi pada saya adalah hadiah terindah. Lalu fokus untuk membahagiakan diri saya. Selain itu selalu ingat bahwa tujuan kita hidup adalah mati. Perbanyak bekal. Karena  kita semua pasti kembali, bedanya kita kembali mulia atau sia-sia. Saya merasa mendapat ketenangan setelah berdamai dengan diri saya, menyibukkan diri dengan hal positif dan kembali pada Allah. Itu adalah nikmat luar biasa.

2.      Self acceptence

Kenapa perlu untuk membahas self acceptence? Sebab self acceptence merupakan sebuah kunci utama untuk menyelesaikan berbagai konflik.Sebuah cara pandang bagaimana seseorang menerima diri apa adanya, memperlakukan diri dengan baik serta rasa senang dan bangga sembari terus mengusahakan kemajuan. Jika diri mampu merima secara utuh maka seseorang akan terus berupaya mengusahan kemajuan untuk dirinya. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan saat menerima diri yaitu sadar  dan kemauan tentang keadaan diri saat ini,  baik fisik maupun psikis. Selain itu perlu juga menerima kekurangan tanpa ada kekecewaan dalam diri. Nah nah terus gimana tuh ciri ciri org yang telah menerima diri sendiri:

1. Menerima diri sendiri dengan jujur dan apa adanya

2. Merasa senang dengan diri sendiri dan tidak membandingkan dengan orang lain

3. Tidak menolak kelemahan dan kekurangan diri. Baik yang dulu maupun sekarang.

4. Tidak membenci diri. Ketika bebas dari perasaan negatif tentang diri sendiri.

5. Memiliki keyakinan untuk mencintai diri sendiri tanpa harus dicintai atau dihargai oleh orang lain

6. Memaafkan kesalahan yang telah diperbuat oleh diri sendiri.

7. Menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna.

8. Menghargai dan mengapresiasi apa yg telah kita capai.

“Pertanyaan nya sudahkah saya menerima diri saya sendiri?”

Teori

Miror on the wall

 Dalam keadaan diri paling jelek (bangun tidur) silahkan berdiri di kaca kemudian lakukan analisi diri. Lalu apapun yang anda pikirkan tentang fisik terima semuanya. Misal : "kok tambah jerawat ya", "kok tambah item ya" " ih aku puithan dikit yak" dsb itu hal yang berkaitan dgn fisik. Setelah itu selesai masuk kepada hal yang berkualitas dgn jiwa. Apa yang anda rasakan. Visualisasikan  jika anda merasa sedih, kesal, marah semua ungkapkan dan bayangkan di pojok ada diri anda yang sedang menangis tersimpuh. Lalu peluk diri anda sendiri sembari di "puk puk". Tolonglah diri anda yang bersedih tadi, beri sugesti yang baik setelah mengeluarkan semua apa yang dirasakan. "Gpp semua akam baik-baik saja" "kamu hebat" kamu kuat" "ayok bahagia yok". Perlu berulang ulang untuk melakukannya sampai diri benar benar merasa baikan.. minum obat untuk fisik aja kan biasanya 3 kali sehari yak😁😁 nah untuk jiwa juga.. ndak bisa instan hehe

Silent the tombol critic

Matikan tombol kritik yang ada di diri kita. Hal ini bisa dilakukan dgn stop membanding-bandingkan diri ini dgn orang lain. Apalagi yang di lihat sosial media. "Ih kok dia udh gini aku kok enggak ya" "dia hebat ya". Hal tersebut malah menjadikan diri semakin terpuruk. Maka lebih baik fokus pada kelebihan diri sendiri. Suatu ketika saya juga pernah merasakannya. Lalu melihat sebuah tulisan bahwa ada salah seorang sahabat yang kata Nabi Muhammad dijamin masuk surga. Lalu sahabat yg lain penasaran tentang amalan orang tsb. Namun ketika ditelusuri amalannya hanya biasa saja spt kebanyakan orang. Tapi dia berkata "amalanku tidaklah lebih dari apa yang engkau lihat, hanya saja aku tidak pernah merasa iri atau dengki atas karunia Allah yang diberikan kepada hamba yang lain"

Ada juga nasehat Hasan Al Basri tentang rahasia zuhudnya. Salah satu jawabannya adalah "aku tahu rejeki ku tidak akan diambil orang lain, maka itu aku sibuk beramal sholeh" dan "hari yang paling aku sesali adalah apabila dari pagi hingga malam amalku tidak bertambah sedangkan aku tahu umurku selalu berkurang"

Welcoming Failure

Menyiapkan ruang untuk kegagalan adalah sangat perlu, karena di dunia ini nggak ada yg pasti. Jika keinginan kita diibaratkan 100% maka siapkan 10% atau 20% porsi untuk gagal. Optimis itu perlu namun juga harus realistis. Ikhtiar dahulu tawakal kemudian

Speak to the wise self

Setiap diri manusia memiliki "sisi bijak". Jika  merasa down, sedih, terluka kesal. Maka visualisasikan si bijak ini.   Biarkan dia menasehati diri anda dan terima nasehat itu secara rasional.

Pernah suatu ketika saya pusing sama skripsi yang adaaaa aja hambatannya, pas kepikiran banget tetiba ada jiwa lain dalam diri saya yang menasehati "hei pin, semua org tu punya hambatan masing2 saat skripsi. Gak cuma kamu orang lain juga ngerasain kalo halooo.. Jadi santai aja lah... Penting kerjain dan jangan stuck.. oke!"

Habis tu udah gak mikir lagi hambatan2 nya pokoknya terjang dan lalui. Semua pasti akan berkahir hehehe. Itu juga yg disebut "sisi bijak"

Set the support system

Lingkungan memang sangat berpengaruh bagi diri. Maka dari itu untuk menjadi lebih baik dan menerima diri apa adanya sangat dianjurkan untuk memilih lingkungan yang mendukung. Selain itu juga sangat perlu untuk menjalin relasi positif dengan lingkungan sekitar.

Itu dia, bisa dipraktekkan ya :D

 


CATATAN DISKUSI ONLINE, TETAP PRODUKTIF DI TENGAH PANDEMI

CATATAN DISKUSI ONLINE, TETAP PRODUKTIF DI TENGAH PANDEMI

Hari ini adalah awal yang baru. Tuhan telah memberi saya hari ini untuk saya gunakan sebaik mungkin. Saya bisa menyia-nyiakan waktu saya atau menggunakannya untuk kebaikan. Apa yang saya lakukan hari ini penting karena saya menukarkan 1 hari hidup saya untuk hal tersebut. Jika esok tiba, hari ini akan hilang selamanya, meninggalkan sesuatu didalamnya, sesuatu yang telah saya lakukan.

Dalam sebuah perjalanan, malas dan tidak dapat melakukan banyak hal itu wajar. Untuk itu pemateri memberikan tentang 5 wishes yang insyaallah dapat merubah hidupkita lebiha baik.

Bayangkan saja saat ini Anda sedang berada di ambang kematian. Anda tak mempunyai waktu lagi kecuali hari ini, Anda merasa gagal n menyesal karena belum melakukan apa-apa dalam hidup. Kemudian, ada seseorang datang, ia memberikan selembar kertas yang harus Anda isi

Saya mengumpamakan diri sy yg berada dalam ambang kematian itu

Uraikan 5 hal yang membuat kamu merasa bahwa hidupmu bukan sebuah keberhasilan n penuh akan penyesalan

(Kata seseorang yg datang)

Sy pun mengisi dalam kertas yg ia beri seperti berikut

Kehidupan saya bukan keberhasilan dan saya merasa menyesal, karena:

1) Saya tidak mempunyai hubungan yang baik dengan pencipta saya. Saya masih sering melalaikannya dan mementingkan dunia

2) Saya belum berusaha untuk memberikan manfaat bagi otang sekitar dengan potensi/bidang keilmuan yg sy miliki

3) Saya terlalu menyia-nyiakan hidup ini dengan hal² yg tidak memberi manfaat

4) Saya belum dapat merealisasikan impian2 sy karena kemalasan saya sendiri

5) Sy tak banyak menyediakan waktu lebih banyak untuk teman n keluarga

 

Kemudian, ia meminta sy untuk merubah 5 hal di atas menjadi sebuah keberhasilan yang membuat saya merasa puas n tenang. Karena ternyata, sy masih diberi kesempatan untuk hidup lagi. Tentu, sy sangat semangat n antusias. Sy bertekad tak akan menyiakan lagi kesempatan ini, sy akan berusaha merubah 5 penyesalan tadi menjadi hal yg positif. Saya pun merubah seperti ini

1) Sy merasa bahagia karena sy mempunyai hubungan yg baik dengan Allah

2) Sy bahagia karena sy sudah berusaha keras bermanfaat bagi orang lain dengan potensi n bidang keilmuan yg sy miliki

3) Sy bahagia karena sy senantiasa memanfaatkan waktu sebaik mungkin selama hidup sy

4) Sy bahagia sudah meraih beberapa impian sya

5) Sy bahagia karena sudah menyediakan waktu luang yg lebih banyak bagi keluarga n teman

 

Begitulah contohnya teman². Kebanyakan dari kita selalu menunggu kesempatan kedua untuk berubah. Padahal, tak semua penyesalan berujung seperti itu  Mayoritas penyesalan berujubg nestapa tanpa kesempatan kedua

Jangan sampai yaa kita seperti itu

Jangan menunda-nunda lagi

Yuk berubah dari sekarang

Nah ini pemateri memberi lembaran. Anggap saja hari ini ialah hari terakhir teman². Tulislah 5 pemyesalan apa yg teman-teman rasakan!.

Setelah itu..

Anggap saja esok hari teman diberi kesempatan kedua. Inilah waktu teman² untuk memperbaiki hidup agar penyesalan hari ini tak terulang lagi. Catat di lembar selanjutnya, amati dan cobalah meresapi.. Lantas mulai action

KOMITMEN YANG TERUS MENURUS TEMAN² TANCAPKAN PADA LEMBARAN YG BARU SAJA TEMAN² TULIS. INSYAALLAH AKAN MULAI MERUBAH HIDUP ANDA. TAK ADA LAGI KELUHAN ATAU KEKHAWATIRAN. HARI² ANDA AKAN SEMAKIN PRODUKTIF. BIIDZNILLAH

Ketika sedang berusaha mencoba untuk selalu produktif, terkadang ada pula hambatan² yg akan kita terima. Itu pasti, sebab Sebagaimana kita tahu semakin tinggi kita memanjat pohon, maka semakin dahsyat pula angin yang angin bertiup

Ketika menghadapi kesulitan, kita hanya akan dihadapkan pada 3 pilihan

1. Maju terus

2. Stagnan di tempat

3. Mundur ke belakang


KKN INDONESIA 2023: MENGABDI PENUH KEBERSAMAAN

  Malang, Senin (17/07/23), Komunitas Gubuk Inspirasi kembali mengadakan KKN Indonesia 2023 di Desa Kucur Kecamatan Dau Kabupaten Malang bek...